LIHM – Dunia pengobatan komplementer dan pengembangan keterampilan hidup (life skill) di Indonesia semakin berkembang pesat. Salah satu sosok sentral yang konsisten mengawal standar kompetensi di bidang ini adalah H. Ahmat Zulfikarnain Lubis., C.Ht., CI., C.PEM.
Sebagai seorang instruktur senior, beliau membawa rekam jejak panjang dalam dunia pijat refleksi, hipnoterapi, hingga penyembuhan holistik. Dedikasinya selama lebih dari satu dekade kini tercurah sepenuhnya melalui Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Indonesian Life Skill Academy (ILSA).
15 Tahun Menyelami Dunia Refleksi
Pengalaman H. Ahmat Zulfikarnain Lubis bukanlah perjalanan singkat. Selama 15 tahun, beliau telah mendalami seni dan teknik pijat refleksi, baik untuk tujuan relaksasi maupun penyehatan medis. Tak hanya di dalam negeri, wawasan dan praktiknya telah teruji hingga ke mancanegara.
Keahliannya tidak berhenti pada praktik klinis semata. Selama lebih dari dua tahun terakhir, beliau aktif sebagai instruktur spesialis pijat dan akupresur, mencetak tenaga terampil yang siap terjun ke industri kesehatan.
Dari Penyembuhan Holistik hingga Hipnoterapi
Portofolio beliau mencakup berbagai disiplin ilmu pengobatan alternatif. Beliau tercatat pernah menjadi instruktur untuk Penyembuhan Holistik dan Komplementer. Kini, fokus utamanya meluas menjadi instruktur multidisiplin di Indonesian Life Skill Academy, yang meliputi:
- Hipnoterapi (Pengobatan melalui alam bawah sadar)
- Pengobatan Holistik (Penyembuhan menyeluruh tubuh dan pikiran)
- Pijat Refleksi Profesional
Mendirikan Lembaga Pendidikan Hypnoterapi
Selain aktif mengajar, H. Ahmat Zulfikarnain Lubis juga dikenal sebagai pionir edukasi dengan mendirikan Lembaga Pendidikan Hypnoterapi. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa ilmu hipnoterapi diajarkan secara saintifik, etis, dan memiliki standar kompetensi yang jelas bagi para praktisinya.
"Pijat refleksi dan hipnoterapi bukan sekadar teknik fisik, melainkan perpaduan antara keterampilan teknis dan pemahaman mendalam terhadap kondisi manusia secara utuh," ungkap prinsip yang sering dibawanya dalam pelatihan.
Kehadiran sosok seperti beliau di LKP Indonesian Life Skill Academy diharapkan mampu terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Indonesia, khususnya dalam sektor kesehatan non-formal dan kemandirian ekonomi melalui keahlian life skill.

0 Comments